aku bisa tengkurap pertama kali di usia 2,5 bulan. Mama
mengabadikan usahaku. Bahkan aku sempat tertidur di sela-sela usahaku belajar
tengkurap. Dan ini aku saat pertama kali bisa tengkurap.
Ini pertama kalinya mama mengajakku jalan-jalan. Aku dan
mama serta tante kiki jalan-jalan ke sawah, menghirup udara segar di pagi hari
sekaligus menikmati indahnya pemandangan pagi.
Seminggu setelah aku lahir, sesuai tuntutan agama, aku
di-aqiqah dan diresmikan namaku. Diikuti juga rangkaian cukur beberapa helai
rambutku oleh ayah. Hari berikutnya rambutku dicukur semuanya. Digundul. Mbah
buyutku yang menggundulku. Dan setelah digundul habis, rambutku ditimbang,
ternyata beratnya setara dengan 1,5 gram. Rambutku tebal juga ya.
cukur rambut
Dan ini aku setelah digundul mbah buyut untuk pertama
kalinya.
Ini foto waktu pertama kali kelahiranku. Waktu itu mamaku
belum sempat melihat wajah imutku. Setelah ayah mengadzani dan mengiqomat aku,
ayah memotretku untuk pertama kali dengan kamera handphone. Tapi kata mama
kurang jelas, akhirnya ayah mengambil kamera dan memotretku. Kata mama saat itu
aku gendut, chubby, dan menggemaskan.